Setelah Anda selesai membangun bisnis sebuah website sederhana selama beberapa hari, karena membuat website sangatlah mudah, Anda dapat kembali ke pekerjaan utama Anda. 
Itu tadi bagaimana mindset manajemen waktu untuk bisnis ini. Nah, apakah Anda tahu bahwa 98% orang dapat gagal dalam membangun bisnis membuat website ini karena mereka melakukan 5 kesalahan fatal ini?.
Tips-ketika-ingin-membangun-bisnis-online

Supaya Anda tidak terjebak dalam kesalahan ini, mari kita lihat di bab selanjutnya Yap, sekarang kita akan memasuki bagian yang cukup vital. 

Dimana, artikel ini merupakan bagian yang harus Anda pahami dan hindari. Banyak orang yang membangun bisnis seperti ini. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka juga gagal, karena mereka melakukan kesalahan. 

Tips Ketika Ingin Membangun Bisnis Online

Namun, ada 5 kesalahan fatal yang umumnya dilakukan oleh para pebisnis pemula. Berikut daftar kesalahannya: 

Cepat Kaya

Inilah kesalahan utama kebanyakan orang saat memulai bisnis ini. Mereka menganggap bahwa bisnis ini adalah bisnis cepat kaya. Padahal, sama seperti bisnis pada umumnya, Anda harus membangunnya selangkah demi selangkah. 

Hal terpenting bukanlah Anda menikmati hasilnya, namun bagaimana Anda menikmati proses dalam membangun bisnis. 

Ide Original

Seringkali dalam membuat konten, kebanyakan orang terjebak dalam paradigma ide harus asli dari mereka. 

Padahal, hal terpenting dalam membangun konten adalah bagaimana Anda memberikan value/nilai kepada audiens Anda. 

Awalnya, Anda dapat mengambil ide orang lain, lalu Anda menuliskannya ke dalam Bahasa Anda sendiri. Seiring berjalannya waktu, Anda akan menemukan ide Anda sendiri. 

Overload

Anda dapat belajar dari banyak sekali coach/guru yang ahli di bidangnya. Lalu apa yang terjadi? Anda pusing, dan Anda terjebak dalam sebuah pusaran yang dalam. 

Tidak masalah, hal ini wajar. Anda hanya perlu memulai, dan menemukan seorang mentor/coach/guru yang tepat untuk membimbing Anda memulai bisnis ini, dan memberikan arahan yang tepat. 

Kondisi

Seringkali Anda mengeluh saya bangkrut, saya tidak punya ug untuk memulai, saya bingung, dsb. Masih banyak alasan untuk Anda tidak memulai bisnis ini. 

Hey kawan, diluaran sana banyak orag-orang sukses dalam bisnis ini yang memulainya dengan kondisi lebih praha dibandingkan Anda. 

Ingat, Anda memilih untuk keluar dari lingkaran kesulitan dan bebas, atau memilih tetap diam di lingkaran tersebut? Itu pilihan Anda. 

Kepercayaan Dari Diri Sendiri 

Jika Anda yakin dan percaya Anda dapat membangun bisnis ini. Maka, Anda pasti bisa. Banyak orang diluaran sana tidak merasa yakin, dan percaya kalau mereka bisa. Anda mengalaminya? 

Wajar. Hal itu sangat wajar. Anda mengalami hal tersebut, karena Anda sedang memulai sesuatu hal yang baru. Mau tidak mau, Anda harus melewati prosesnya. 

Sangatlah sulit untuk melewati proses ini. Oleh sebab itu, Anda membutuhkan pelatihan dan coach/mentor terbaik untuk dapat melewati kesulitan ini. 

Nah, inilah rintangan-rintangan yang harus Anda hadapi saat Anda memulai bisnis ini. Nah, ada beberapa pertanyaan yang seringkali ditanyakan saat memulai bisnis ini. Kita lihat pertanyaan dan solusinya. Anda masih memiliki pertanyaan? Wajar. 

Mungkin Anda masih kebingungan mengenai bisnis ini. Dari beberapa pertanyaan, inilah yang paling sering ditanyakan:

Q: Saya bukanlah seorang ahli. Apa yang harus saya lakukan? 

Anda tidak perlu menjadi seorang ahli, kawan. Anda hanya membutuhkan hati yang tulus untuk menolong seseorang dengan solusi kecil yang Anda miliki. 

Era sudah berubah. Orang tidak lagi membutuhkan seorang ahli. Mereka hanya membutuhkan bantuan seseorang yang mau mendengarkan dan memecahkan masalah mereka secara tulus dan serius. 

Peluang masih besar kawan, terutama di Indonesia ini. Jadi, berikan yang terbaik, bahkan lebih. Maka, orang akan mulai mengenal Anda. 

Q: Apakah saya harus keluar dari pekerjaan saya? Disarankan tidak. Karena, pada awalnya, pendapatan Anda dari bisnis ini akan naik turun, dan membangun bisnis ini membutuhkan waktu. 

Namun, kabar baiknya, Anda dapat menggunakan waktu luang Anda baik 15-30 menit, atau 1-2 jam per hari untuk membangun bisnis ini. Pelan tapi pasti, bisnis Anda akan bertumbuh.

Q: Saya tidak mengerti masalah teknis. Apa yang harus saya lakukan? 

Sebenarnya, sama halnya dengan Anda belajar sepeda. Pada awalnya, Anda tidak mengerti bagaimana mengendarai sepeda. 

Lalu, apa yang Anda lakukan? Anda belajar sambil melakukannya. Pelan, namun pasti, Anda dapat menguasainya. 

Sama halnya dengan Anda menguasai keterampilan teknis untuk bisnis ini. Misalnya, membuat website. 

Anda hanya perlu langkah, dan mentor yang tepat untuk membantu Anda menguasai skill ini. Dengan kata lain, Anda hanya butuh kemauan untuk belajar hal baru, praktek, dan mentor yang tepat untuk membimbing Anda 

Q: Bagaimana cara saya menemukan niche/market potensial saya? 

Anda tidak membutuhkan kondisi yang sempurna. Anda hanya membutuhkan percobaan demi percobaan untuk menemukan market yang tepat. 

Ingat! Lupakan soal bagaimana Anda menemukan niche market yang tepat! Fokus pada memberikan solusi untuk niche Anda. Lalu, fokus untuk memulai. Karena, tanpa memulai, Anda tidak akan berjalan ke depan bukan? 

Q: Bagaimana jika saya gagal? Bagaimana jika Anda tidak memulai? 

Anda akan kehilangan banyak waktu. Jika Anda gagal, tidak masalah. Anda akan belajar banyak dari hal ini. 

Anda hanya membutuhkan pelatihan yang tepat, dan coach/mentor yang dapat membimbing Anda untuk membangun bisnis Anda. 

Karena, seorang coachmentor mengetahui bagaimana mengatasi kegagalan/ketakutan Anda. 

Bukankah lebih baik bekerjasama dibandingkan menyelesaikan hal sendirian yang membuang waktu Anda? 

Langkah selanjutnya adalah untuk anda mulai mewujudkan lifestyle business anda dengan segera dengan mengikuti kelas atau program intensif seperti kursus, privat, workshop ataupun coaching program. 

Langkah selanjutnya inilah yang membuat anda untuk segera membangun lifestyle business anda tanpa hambatan dan kegagalan lebih. 

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *