Dengan segala kemudahan dan kepraktisan fitur yang diberikan, wajar saja bila Facebook Ads menjadi opsi pertama yang dipilih oleh sejumlah marketer untuk mempromosikan produk yang hendak dijual. 
Iklan-yang-di-larang-di-facebook
Namun dengan segala kemudahan yang digunakan, bukan berarti Anda bisa sesuka hati membuat iklan di sana. 

Kenyataannya, seperti platform iklan lain, Facebook mempunyai peraturan dan ketentuan tentang produk yang hendak diedarkan atau diiklan.

Produk yang dilarang beredar di Facebook 

Salah satu manfaat aturan yang Facebook pasang berkaitan dengan jenis produk. Supaya Anda tidak kena peringatan final, pastikan produk yang akan anda pasarkan tidak termasuk ke kategori ini:

Obat-obatan dan suplemen

Pernahkah Anda melihat iklan di Facebook yang menawarkan sebuah produk obat atau suplemen? Hampir tidak ada, bukan? Hal tersebut dikarenakan Facebook memberi aturan ketat terkait jenis produk tersebut. 
Anda diizinkan untuk mempromosikan obat selama obat itu tidak mengandung bahan-bahan seperti steroid, efedra, chitosan, melatonin, dan hormon pertumbuhan manusia. 
Di Indonesia, obat atau suplemen yang akan Anda diiklankan di Facebook pun harus sudah lolos pemeriksaan BPOM.

Senjata dan bahan-bahan peledak

Kedua produk ini jelas sangat dilarang dimanapun keberadaannya karena berbahaya dan sering disalahgunakan. 
Bayangkan saja apa yang akan terjadi bila Facebook memperbolehkan penjualan senjata dan bahan peledak, pasti tingkat kriminalitas akan semakin meningkat. 
Satu-satunya produk yang jadi bahan pengecualian dalam kategori ini adalah pisau. Itupun tipe pisau khusus yang digunakan didalam kegiatan outdoor dan olahraga. Selain produk itu, produk akan langsung ditolak pihak Facebook.

Rokok

Jika di media televisi penayangan iklan rokok sangat dibatasi, tetapi di Facebook produk ini termasuk yang dilarang diizinkan. 
Rokok dianggap sebagai salah satu masalah dalam dunia kesehatan yang pemakaiannya harus dipangkas. 
Selain itu, rokok juga termasuk salah satu komoditas produk yang dikenakan biaya cukai. Bila produk rokok ini diedarkan tanpa cukai, maka negara akan mengalami kerugian. 
Dalam hal seperti ini, pihak Facebook pasti tidak ingin menanggung risiko seperti ini. 

Alkohol

Iklan produk alkohol sebenarnya peredarannya tidak seketat rokok dan terbatas. Hanya saja disejumlah negara seperti Arab Saudi, Yaman, Bangladesh, Pakistan, Kuwait, Brunei Darusalam, Norwegia, Gambia, dan Libya diberikan pengecualian. 
Sementara di Indonesia, alkohol termasuk produk yang dilarang untuk diiklankan di Facebook, karena di pasar offline saja peredarannya selalu diawasi secara ketat dan dapat digunakan dengan izin.

Konten dewasa

Label ini ditujukan untuk produk yang masih berhubungan dengan kegiatan seksual. Konten yang dilarang dapat berupa teks, gambar, video. 
Salah satu produk dewasa yang tidak diinginkan beredar di Facebook adalah iklan online dating. 
Akan tetapi, untuk iklan program keluarga berencana dan alat kontrasepsi seperti kondom dapat pengecualian. 
Itupun tetap diberlakukan aturan penargetan ketat, misalnya hanya dapat dilihat oleh audiensi di usia 17 tahun ke atas.
Saya harap Semoga informasi ini membuat Anda lebih berhati-hati saat hendak memasang iklan di Facebook.
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *